Beberapa Kesalahan Menata Ruangan

Saat memiliki rumah baru, hal yang paling menarik adalah memikirkan tata ruang rumah yang sesuai dengan keinginan kita. Beragam katalog dan rekomendasi desainer soal tata ruang rumah pun kita simak. Beragam desain dan style tata ruang rumah biasanya menggugah keinginan kita untuk mengaplikasikannya pada rumah kita sendiri. Namun, bukan hanya keindahan, tata ruang rumah juga harus mempertimbangkan ukuran dan kebutuhan. Jadi, sebelum melakukan tata ruang rumah, ketahui lebih dulu kesalahan-kesalahan tata ruang rumah berikut ini.

1. Tidak Percaya pada Selera Sendiri

Saat membaca majalah desain interior atau berselancar di internet dan menemukan banyak gaya tata ruang rumah yang menarik mata, bukan berarti kamu harus mencontohnya mentah-mentah. Hal ini juga berlaku pada konsep tata ruang rumah yang direkomendasikan oleh para desainer interior. Bagaimanapun, percayalah pada seleramu sendiri. Setidaknya ketahuilah tips dan trik tata ruang rumah yang sesuai dengan luas ruang dan kebutuhanmu. Tata ruang rumah yang cantik di majalah belum tentu bisa tampak sama bila diaplikasikan pada rumahmu.

2. Kesalahan pada Pengecatan

Ketika kamu ingin tata ruang rumah yang lebih tegas atau maskulin sekalipun, bukan berarti dinding dan furniturenya harus terpaku pada warna-warna gelap. Warna seperti putih, abu-abu, dan cokelat susu juga bisa menciptakan kesan maskulin nan elegan pada tata ruang rumah kamu. Dalam pemilihan cat tembok, pastikan kamu melihat hasil asli dan bukan hanya melihat katalog. Jangan sampai tata ruang rumah menjadi gagal hanya karena warna cat dinding yang tidak sesuai. Agar warna furniture dan dinding bisa selaras, pilihlah terlebih dahulu furniture sebelum cat dinding, akan lebih sulit menemukan warna furniture ketimbang menemukan warna cat yang bagus untuk ruanganmu.

3. Salah Memilih Perabotan

Hal yang paling penting dalam memilih perabotan adalah membeli perabot sesuai kebutuhan. Jangan membeli banyak perabot yang ngga kamu butuhkan. Tata ruang rumah yang baik mengedepankan furniture dan perabotan berkualitas yang multifungsi. Ingat, kamu bisa merugi hanya karena salah pilih furniture.

4. Kurang Mementingkan Kenyamanan

Dalam membuat konsep tata ruang rumah, kenyamanan sebuah rumah adalah hal yang paling utama. Tata ruang rumah yang baik bukan hanya cantik saat dipandang, tapi juga mendukung kegiatanmu secara optimal.

Dalam memilih furniture, jangan melihat furniture dari bentuk dan modelnya saja, kamu juga harus tetap mementingkan kenyamanan. Misalnya, cobalah terlebih dahulu sofa yang akan dibeli, apakah enak diduduki? Jangan lupakan penempatan furniture sesuai fungsi ruang.

5. Tidak Memajang Barang Seni

Jika kamu memiliki beberapa barang seni, biarkan mereka turut mempercantik tata ruang rumahmu. Tidak masalah jika ornamen-ornamen tersebut tidak saling berkaitan, justru hal ini dapat membuat tata ruang rumah semakin berwarna.

Memilih variasi hiasan dinding yang dipakai juga sangat penting. Baiknya, kamu mengombinasikan jenis hiasan berukuran kecil dan besar sesuai ukuran ruanganmu. Misalnya, memakai bingkai foto sebagai kolase dinding. Ornamen-ornamen hias yang kamu peroleh dari berbagai tempat juga bisa dipakai supaya tata ruang rumah milikmu terlihat unik.

6. Salah Mengatur Pencahayaan

Dalam tata ruang rumah, jangan hanya mengandalkan satu sumber cahaya saja. Baiknya, kamu memasang beberapa lampu dalam ruangan. Memakai jenis lampu yang tepat untuk ruanganmu bisa menonjolkan kelebihan furniture di ruangan loh. Selain itu, warna dari lampu yang dipilih juga bisa mempengaruhi kesan yang ditimbulkan.

7. Tidak Ada Perpaduan antara Ruangan dan Unsur-Unsurnya

Tata ruang rumah bukan hanya soal mengatur ruangan sesuai dengan fungsi dan desainnya masing-masing. Tata ruang rumah juga soal membangun karakter yang ingin ditonjolkan oleh rumah. Maka perlu diciptakan keselarasan antara ruangan dengan furniture serta satu ruangan dengan ruangan lainnya. Jangan sampai tiap ruang punya gaya masing-masing, hal ini justru akan menunjukkan bahwa tata ruang rumah kita tidak memiliki konsep yang jelas. Persiapkan konsep interior sebelum membeli berbagai barang atau melakukan renovasi rumah.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *